Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Mar 2019 11:58 WIB

Bank Ramai-ramai Bikin Aplikasi Pengajuan Kredit dan Tabungan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Nadia Permatasari/Infografis Ilustrasi/Foto: Nadia Permatasari/Infografis
Jakarta - Perbankan nasional kini sudah dipaksa untuk mengikuti derasnya arus digitalisasi. Sebelumnya bank memang sudah melayani nasabahnya secara digital seperti layanan ATM, internet banking, mobile banking hingga uang elektronik.

Tapi sekarang, mengajukan kredit yang biasanya repot karena harus datang ke kantor cabang dan harus mengisi tumpukan formulir, kini hanya tinggal klik di aplikasi. Begitupun membuka rekening tabungan.

Misalnya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang sedang membidik generasi milenial sebagai nasabah. BNI memiliki aplikasi BNI Mobile Banking yang di dalamnya terdapat electronic form (E-form) BNI Griya atau produk kredit pemilikan rumah (KPR) milik BNI.

Direktur Retail Banking BNI Tampok P Setyawati mengungkapkan mengajukan kredit rumah lebih mudah dan singkat karena dokumen pribadi seperti KTP dan NPWP juga bisa diunggah melalui aplikasi ini.

"Cara kerja E-Form ini juga harus melalui konfirmasi. Jadi nanti calon debitur secara real time akan mendapatkan notifikasi melalui email berupa informasi nomor kode pengajuan online BNI Griya. Kemudian marketing BNI akan menghubungi calon debitur untuk proses selanjutnya hingga kredit disetujui," ujar Tambok, Rabu (13/3/2019).

Dia menyebut langkah ini dilakukan sebagai alternatif baru untuk pengajuan kredit dalam hal ini KPR agar bisa lebih cepat untuk debitur dan pertumbuhan perseroan.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga memiliki rencana untuk meluncurkan layanan pembukaan rekening tanpa harus ke kantor cabang. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan jika layanan tersebut akan diluncurkan pada 11 Maret 2019, namun meleset dari waktu yang diperkirakan.

"Ada hal teknis, jadi mungkin agak mundur (peluncuran layanan) diharapkan bisa tetap bulan ini," imbuh dia.



Sementara itu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memiliki aplikasi bernama BRImo. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat nasabah dan non nasabah BRI bisa menggunakan aplikasi mobile banking dan juga membuka rekening tabungan.

PT Bank CIMB Niaga Tbk sebelumnya juga sudah memiliki layanan pembukaan deposito melalui internet banking dan aplikasi Go Mobile. CIMB Niaga juga memiliki layanan pengajuan kredit melalui layanan internet banking yakni cimbclicks.co.id.

PT Bank Bukopin Tbk juga memiliki aplikasi bernam Wokee yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi bank mulai dari pembayaran menggunakan QR Code, penarikan uang, mengirim uang hingga membuat sub rekening.

Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A Purwantono menjelaskan Wokee adalah aplikasi inovasi perbankan digital yang menyasar pengguna dari kalangan masyarakat perkotaan yang gemar menggunakan aplikasi digital dan cashless society.

"Saat ini yang dibutuhkan milenial adalah nyaman, mudah dan ekonomis. Wokee memberikan kemudahan untuk bertransaksi secara digital dan aman," imbuh dia.

Rivan menjelaskan langkah Bank Bukopin dalam melengkapi aplikasi Wokee dengan fitur pembayaran pay by QR merupakan bukti komitmen Perseroan sebagai bank yang go digital dan juga membantu meningkatkan perekonomian lokal dengan mitra usaha.

Saat ini tren pembayaran dengan menggunakan kode Quick Response (QR) semakin popular, khususnya di kalangan generasi milenial. Walaupun cara pembayaran ini masih belum sebanding dengan cara pembayaran melalui kartu debit dan kartu kredit, akan tetapi dengan semakin meningkatnya pengguna pay by QR di kalangan generasi milenial, industri perbankan berlomba-lomba untuk beralih ke cara pembayaran by QR.

(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com