Rupiah Kembali Tumbang
Jumat, 23 Sep 2005 09:46 WIB
Jakarta -
Nilai tukar rupiah kian merosot seiring masih tingginya harga minyak dunia yang sempat menembus kembali level US$ 68 per barel akibat hantaman badai Rita. Pelaku pasar terus mencermati pergerakan harga minyak yang kini kembali berada dalam tren meningkat.Pada perdagangan Jumat (23/9/2005), rupiah dibuka langsung merosot ke level Rp 10.380 per dolar AS. Sementara pada penutupan kemarin, rupiah kembali turun ke level Rp 10.240 per dolar AS.Pelaku pasar juga mencemaskan posisi cadangan devisa Indonesia yang kini berada di level US$ 30 miliar. Dengan tipisnya cadangan devisa itu, BI diprediksi akan selektif melakukan operasi pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah. Sementara mendekati akhir bulan, permintaan terhadap rupiah diperkirakan semakin meningkat. Sedangkan dari sisi suplai masih seret sehingga rupiah terus berpotensi melemah hingga akhir bulan.
(qom/)










































