Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Mar 2019 13:45 WIB

RI Masih Tarik Utang Luar Negeri, BI: Dana Dalam Negeri Tak Cukup

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Andhika Akbarayansyah Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Indonesia saat ini dinilai masih membutuhkan utang dari luar negeri (ULN). Itu karena pendanaan di dalam negeri dirasa tidak cukup.

Bank Indonesia (BI) mencatat ULN Indonesia pada akhir Januari 2019 mencapai US$ 383,3 miliar atau setara dengan Rp 5.366 triliun (kurs Rp 14.000).

"Tidak salah kalau kita pinjam dari luar negeri sebab dan dari dalam negeri tidak cukup," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara pada diskusi dalam acara Peluncuran Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2018 di Gedung BI, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

Mirza mengatakan, porsi pendanaan perbankan ditambah asuransi hanya 33% dari produk domestik bruto (PDB).

"Perbankan hanya 33% dari PDB dan itu sudah komponen besar dari dana funding kita. Size asuransi hanya Rp 900-Rp 1.000 triliun, size perbankan Rp 5.500 triliun. Kalau digabung hanya 33% dari PDB Indonesia," jelasnya.



Dari total utang luar negeri di Januari 2019, terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 190,2 miliar setara dengan Rp 2.662 triliun, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar US$ 193,1 miliar setara dengan Rp 2.703 triliun.

"Posisi ULN tersebut meningkat US$ 5,5 miliar atau setara dengan Rp 77 triliun dibandingkan dengan posisi pada akhir periode sebelumnya karena neto transaksi penarikan ULN dan pengaruh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah yang dimiliki oleh investor asing tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS," dikutip dari keterangan resmi BI dikutip, Jumat (15/3/2019).

Secara tahunan, ULN Indonesia Januari 2019 tumbuh 7,2% (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan periode sebelumnya. Pertumbuhan ULN yang relatif stabil tersebut sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ULN pemerintah di tengah perlambatan pertumbuhan ULN swasta.

ULN pemerintah sedikit meningkat pada Januari 2019. Posisi ULN pemerintah pada Januari 2019 sebesar US$ 187,2 miliar atau tumbuh 3,7% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,1% (yoy).


RI Masih Tarik Utang Luar Negeri, BI: Dana Dalam Negeri Tak Cukup
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed