Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 01 Apr 2019 12:25 WIB

Beli Surat Utang Rp 1 Juta, Segini Cuan yang Dikantongi

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pemerintah mulai hari ini hingga 16 April 2019 membuka penawaran surat utang Saving Bond Ritel (SBR) ritel seri SBR006. Surat utang ini memiliki tingkat kupon 7,95%.

Surat utang SBR006 ini bisa dibeli dengan nominal mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. Lantas berapa imbal hasil yang diperoleh bila investor membeli surat utang tersebut sebesar Rp 1 juta?

Pertama, perlu diketahui bunga tersebut berasal dari suku bunga acuan Bank Indonesia, BI 7 Day Reverse Repo Rate 6% ditambah spread tetap 195 bps atau 1,95%.


Artinya, jika investor membeli dengan nilai Rp 1 juta berhak mendapatkan imbalan paling sedikit 7,95% per tahun. Pembayarannya dibagi menjadi 12 bulan alias setiap bulan.

Dari penjelasan di atas maka investor bakal mendapatkan imbalan Rp 79.500 per tahun yang jika dibagi ke dalam 12 bulan adalah Rp 6.625. Itu belum dihitung potongan pajak.

Potongan pajaknya adalah 15%. Dengan demikian imbalan yang diterima Rp 6.625 per bulan setelah dipotong pajak 15% adalah Rp 5.632 dengan potongan pajak sebesar Rp 993.

Total imbal hasilnya tinggal dikalikan dengan jumlah bulan hingga masa jatuh tempo, yaitu 10 April 2021, dari tanggal pembayaran imbalan pertama pada Juni 2019, atau 23 bulan.

Jika imbalan Rp 5.632 tiap bulan dikalikan 23 bulan hasilnya adalah Rp 129.536. Itu lah imbalan keseluruhan yang diterima jika investor membeli surat utang tersebut Rp 1 juta.


Imbalan tersebut pun masih bisa naik jika suku bunga acuan BI yang sekarang 6% naik. Karena, jenis imbalan atau kupon ini adalah floating with floor.

"Kuponnya mengambang, tapi ada floor-nya, ada batas minimal. Jadi waktu ditetapkan 7,95%, acuannya adalah pada saat BI rate yang berlaku 6%. Berarti kalau mengambang dapat 7,95% yang BI rate ditambah spread tetap, 175 bps atau 1,75%" kata Direktur Surat Utang Negara Loto Srinaita Ginting di Jakarta, Senin (1/4/2019).

"Artinya kalau BI rate bergerak naik jadi nambah 25 bps, jadi 6,25%, (spread) tambah (jadi) 1,95% (kupon) jadi 8,20%. Kita bisa menikmati 3 bulan berikutnya 8,20%, bukan 7,95%. Tapi kalau BI rate turun 25 bps, jadi 5,75% + 125, jadi 7,7%. Itu tidak berlaku, yang berlaku adalah 7,95%," tutupnya.

Beli Surat Utang Rp 1 Juta, Segini Cuan yang Dikantongi
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com