Pemerintah Serap Rp 1 Triliun dari Lelang SUN FR0021
Selasa, 27 Sep 2005 16:19 WIB
Jakarta - Pemerintah hanya menyerap dana sebesar Rp 1 triliun pada lelang surat utang negara (SUN) FR0021 dari total tawaran yang masuk Rp 1,526 triliun. Sebelumnya pemerintah menargetkan jumlah indikatif sebesar Rp 1,5 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2005.Surat utang FR0021 ini memberikan tingkat imbal hasil (yield) sebesar 15,08072 persen dan tingkat kupon 14,5 persen. Jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 1 triliun terdiri dari pemenang kompetitif Rp 976 miliar dan non kompetitif Rp 24 miliar."Penawaran yang masuk Rp 1,526 triliun setelah memperhatikan yield yang diminta, pemerintah memutuskan mengambil Rp 1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 15,08 persen," kata Dirjen Lembaga Keuangan Depkeu Darmin Nasution di Gedung Depkeu Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (27/9/2005). Penjualan surat utang ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI). Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price), dan dilakukan melalui peserta lelang. Pelaksanaan lelang ini dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB.Tanggal penerbitan SUN ini adalah 29 September 2005 dengan jatuh tempo pada 15 Desember 2010. Tanggal pembayaran kupon surat utang ini dilakukan pada setiap 15 Juni dan 15 Desember. Pmerintah diperkirakan akan mendapatkan dana dari hasil lelang ini setelah penyelesaian (settlement) pada 29 September 2005. Selanjutnya pemerintah akan melakukan lelang SUN kembali pada 25 Oktober 2005.
(ir/)











































