Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Mei 2019 12:46 WIB

OJK Sebut 2020 Transaksi Perbankan 80% Pakai Ponsel

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: detik Foto: detik
Jakarta - Wakil ketua dewan komisioner OJK Nurhaida menjelaskan digitalisasi di sektor keuangan adalah hal yang tak bisa dihindari. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dan efisien.

"Inovasi keuangan ini kan membutuhkan biaya yang murah dan efisien, karena itu bank harus bertransformasi," imbuh dia dalam seminar Disruption and Banking for the future, di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (5/2/2019).

Dia menjelaskan berdasarkan riset saat ini digitalisasi bisa membuat perbankan lebih efisien hingga 20-30%.

Karena memang kebutuhan untuk penghematan dana operasional sudah harus dilakukan. "Masyarakat itu sekarang kan tidak suka waktu yang lama, mereka mau layanan yang cepat dan murah," jelas dia.


Nurhaida menjelaskan, karena itu penggunaan mobile banking dalam transaksi perbankan kini adalah hal yang lumrah.

"Salah satu analisis mengatakan bahwa 2020 nanti 80% dari kegiatan pasar (transaksi perbankan) akan didominasi oleh smartphone, kita menuju penggunaan teknologi yang maju," jelas dia.

Dia menyampaikan, memang dalam inovasi keuangan ini akan ada disrupsi akibat teknologi baru yang muncul. Namun sumber daya manusia (SDM) disebut tak perlu khawatir karena dengan adanya teknologi baru itu maka akan muncul proses bisnis baru dan kesempatan baru untuk menciptakan lapangan kerja baru.

"Sehingga sebenarnya perlu di-adress perkembangan teknologi dan kapabilitas sumber daya manusianya," jelas dia.

(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed