Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 17 Agu 2019 11:39 WIB

HUT ke-74 RI, BI Luncurkan Standar QR Code Indonesia

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Vadhia Lidyana Foto: Vadhia Lidyana
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo resmi meluncurkan QR Code Indonesia Standart (QRIS) usai memimpin upacara HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

"Dengan memanjatkan puji syukur dan juga memohon hidayat dari Allah SWT, dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim, saya nyatakan QRIS Unggul diberlakukan secara nasional untuk memperlancar sistem pembayaran kita yang aman, lancar, dan efisien," kata Perry di lapangan upacara BI, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Perry mengatakan, terdapat 41 lembaga keuangan yang terdiri dari bank dan penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) yang ikut meluncurkan QRIS Unggul hari ini.

"Semua yang hadir adalah 41, 21 anggota working group, 20 PJSP yang kita berikan izin mulai secara QRIS. Ini adalah bukti Indonesia di era ekonomi keuangan digital ini betul-betul unggul," tutur Perry.

QRIS Unggul ini memiliki makna tersendiri, yakni universal, gampang, untung, dan langsung. Universal yakni penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Gampang yakni masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.


Lalu, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Terakhir, langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi (real time), karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

"QRIS ini juga unggul, 'un' universal. Semua lapisan masyarakat bisa menggunakan ini, penjual bakso, mie goreng. Tapi selain itu juga universal bisa dipraktikkan secara internasional. QRIS ini dalam revolusi keuangan sangat gampang. What you need only handphone. Melalui uang elektronik kredit debit dimana pun tinggal tempel saja, sepanjang ada uangnya, transaksi langsung bisa jalan. Terkait dengan untung, tidak hanya perbankan yang untung tapi juga penjual bakso, mie goreng, mie kocok, karena begitu cepat melakukannya. Efisiensi akan lebih cepat, volume lebih cepat. Dan yang terakhirnya, langsung adalah real time, seketika. Begitu kita lakukan tapping dengan QRIS langsung transaksi bisa terjadi tidak hanya jual beli tapi juga pembayaraannya," beber dia.

QRIS ini merupakan layanan yang disusun oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran.

Saat ini, transaksi dengan QRIS baru bisa menggunakan electric money base, yakni dengan saldo uang elektrik. Sedangkan, untuk integrasinya dengan kartu debit maupun kartu kredit akan dilaksanakan mulai Januari tahun 2020.



Simak Video "Luncurkan Transaksi QR Code, BI Dukung Uang Digital Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com