Kebutuhan Uang Tunai Meningkat, Rupiah Terdongkrak

Kebutuhan Uang Tunai Meningkat, Rupiah Terdongkrak

- detikFinance
Rabu, 26 Okt 2005 09:37 WIB
Jakarta - Kebutuhan uang tunai yang semakin meningkat menjelang Lebaran, membuat perusahaan dan bank ramai-ramai menukar cadangan dolarnya. Rupiah pun diprediksi terus menguat dan bertahan di level Rp 9.900-an per dolar AS.Pada awal perdagangan Rabu (26/10/2005), rupiah dibuka stabil di level Rp 9.965/9.975 per dolar AS. Sementara pada penutupan kemarin, rupiah menguat 85 poin pada level Rp 9.970 per dolar AS.Menurut dealer valas, perusahaan dan bank-bank terus meningkatkan likuiditas tunainya untuk mengantisipasi libur panjang sebelum Lebaran yakni 2-9 November. Mereka pun berupaya menukarkan dolar yang mereka miliki dengan mata uang rupiah.Sentimen positif lainnya adalah amannya pasokan BBM di tengah permintaan yang semakin berkurang. Dengan turunnya konsumsi BBM, maka permintaan dolar dari Pertamina untuk impor pun akan berkurang.Pelaku pasar juga memperoleh ekspektasi positif dari kenaikan suku bunga. Sinyal itu sudah diberikan oleh Gubernur BI Burhanuddin Abdullah yang menyatakan bahwa dengan ancaman inflasi yang diperkirakan mencapai 14%, maka BI berniat untuk menaikkan suku bunga. Namun sejauh ini hal itu belum diputuskan oleh otoritas Bank Sentral. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads