Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 07 Sep 2019 16:35 WIB

Dapat Uang Instan dari Gadai Liar, Berapa Bunga Pinjamannya?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance
FOKUS BERITA Waspada Gadai Liar
Jakarta - Siapa yang tidak tergiur dengan cara cepat dapat uang hanya dengan menggadaikan atau 'sekolahkan' barang. Ditambah lagi para penjaga toko yang ramah dan mampu menjelaskan dengan baik mengenai skema gadai yang diberlakukan toko.

Meski mudah mendapatkan uang dalam waktu singkat, namun para masyarakat perlu mengetahui besaran bunga pinjamannya.

Salah satu penjaga toko yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan bahwa bunga yang diberikan atas satu barang sebesar 10% dengan batas waktu penebusan selama satu bulan.

"Misalnya gadai hari ini, berarti waktu penebusan atau pelunasannya tanggal yang sama di bulan depan," kata dia saat berbincang dengan detikcom, Jakarta, Sabtu (7/9/2019).

Toko gadai yang menjamur di pinggir jalan, khususnya di ibu kota menerima barang seperti handphone (hp), televisi, kamera, hingga BPKB sepeda motor. Harga gadai pun ditentukan oleh toko dengan mengacu pada kondisi barang hingga harga jualnya.



Pusat gadai menjadi salah toko yang beroperasi di bilangan Pancoran menuju Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ada beberapa tokonya di pinggir jalan bahkan ada yang seberang-seberangan lokasinya.

Pembayaran bunga yang sebesar 10% langsung pada saat waktu penebusan atau jatuh tempo. Misalnya seseorang menggadai satu buah handphone dan toko memberikan harga Rp 500 ribu. Maka pada saat jatuh tempo si konsumen menebus barangnya seharga Rp 550 ribu.

Akan tetapi, bunga yang harus dibayarkan konsumen bisa semakin besar jika pada saat jatuh tempo tidak bisa dilunasi. Jadi, pihak toko akan menghubungi konsumen untuk pelunasan dan sambil menawarkan waktu perpanjangan.

"Kalau jadwal penebusan tapi tidak bisa, maka bisa perpanjangan. Tapi bayar bunganya saja sebesar 12% lalu dapat perpanjangan," jelas dia.

Biaya pokok yang didapat konsumen pun tidak akan bertambah selama masa perpanjangan dengan catatan setiap waktu perpanjangan membayarkan bunganya.

"Kita bisa perpanjang sampai bisa ditebus, caranya sama bayar bunga untuk perpanjangan," ungkap dia.



Simak Video "Mendagri: Tak Masalah Anggota DPRD Gadaikan SK"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
FOKUS BERITA Waspada Gadai Liar
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com