Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Sep 2019 11:02 WIB

Ramai Aplikasi Transfer Antar Bank Bebas Biaya, Amankah?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Belakangan ini mulai ramai aplikasi jasa transfer uang antar bank yang berbeda. Itu memang hal biasa, yang menarik adalah mereka menawarkan layanan itu tanpa biaya.

Padahal untuk melakukan transfer uang antar bank yang menggunakan jalur biasa pasti dikenakan biaya. Lalu kok bisa? Apakah aplikasi tersebut aman?

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko menjelaskan, BI memang mengatur terkait biaya transfer dana antar bank. BI menetapkan maksimal biaya transfer, tapi untuk minimalnya tidak diatur atau dengan kata lain bisa bebas tanpa biaya.

"Masalah biaya ada maksimalnya, kalau bebas biaya tidak diatur," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/9/2019).



Meski begitu, Onny menambahkan bahwa usaha transfer dana melalui aplikasi memerlukan izin dari BI. Saat mengajukan izin, salah satu yang menjadi bahan pertimbangan adalah standarisasi keamanan.

Dengan kata lain, BI menyatakan bahwa transfer uang antar bank melalui aplikasi pihak ketiga terbilang aman. Asalkan memilih badan usaha yang sudah memiliki izin dari BI.

"Yang penting pilih yang berizin. Karena yang berizin itu ada aturan-aturan dan diawasi otoritas," tambahnya.


BI, lanjut Onny, juga belum membatasi perkembangan bisnis transfer antar bank melalui aplikasi. Asalkan mereka mengajukan izin terlebih dahulu.

"Bila semakin banyak aplikasi, artinya sepanjang berizin, nasabah jadi banyak pilihan," tutupnya.


Ramai Aplikasi Transfer Antar Bank Bebas Biaya, Amankah?


Simak Video "Mulai Desember, Transfer OVO ke Bank akan Dikenakan Biaya!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com