Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Nov 2019 18:01 WIB

Angin Segar Buat Bank, LPS Tunda Kenakan Premi Tambahan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Istimewa/LPS Foto: Istimewa/LPS
Jakarta - Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk rencana kerja tahun 2020 mendatang.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menjelaskan beberapa rencana kerja yang akan dilakukan LPS tahun depan.

Halim menjelaskan tahun depan LPS menargetkan bisa memiliki aset Rp 139,85 triliun yang terdiri dari kas Rp 42 miliar, investasi pada surat berharga Rp 136,49 triliun dan aset lainnya Rp 2,94 triliun.

Sedangkan untuk pendapatan 2020 diproyeksi bisa mencapai Rp 21,81 triliun, dengan surplus sebelum pajak Rp 19,16 triliun dan surplus setelah pajak Rp 19,18 triliun.

Selain itu, LPS juga memiliki rencana kerja pengembangan infrastruktur Program Restrukturisasi Perbankan (PRP) hingga pengembangan teknologi untuk jangka waktu panjang.

"Rencana kerja strategis kita ada yang baru dan ada yang melanjutkan kerja tahun ini," ujar Halim di Gedung DPR Komisi XI, Rabu (6/11/2019).


Dia menambahkan, untuk pertama adalah pengembangan infrastruktur persiapan penyelenggaraan PRP yang diputuskan untuk ditunda tahun ini. Sehingga ini akan menjadi program lanjutan untuk tahun depan dengan melakukan persiapan.

"Drafnya sudah selesai tapi KSSK minta ditunda, mungkin karena kondisi perbankan kita," jelasnya.

Kemudian, yang kedua adalah pengembangan kebijakan dalam rangka penjaminan simpanan dan resolusi bank yang efektif dan efisien. Ketiga, optimalisasi recovery rate pinjaminan simpanan.

Selanjutnya, peningkatan kualitas data surveilans untuk mendukung kesiapan penjaminan dan resolusi bank. Kemudian, peningkatan hubungan kelembagaan dan layanan informasi publik.

Berikutnya LPS juga akan melakukan penguatan kapasitas SDM dan budaya kerja yang mendukung resolusi bank dan yang terakhir adalah pengembangan infrastruktur dan teknologi informasi untuk jangka panjang.



Simak Video "Sidang Gugatan MAKI ke KPK soal Bank Century Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com