Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Nov 2019 19:03 WIB

Soal 'Suntik' Jiwasraya, Erick Thohir: Kalau Hilang Lagi Buat Apa

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya/detikcom Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir tak mau sembarangan menyuntikkan modal buat menolong PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dirinya tak mau jika modal yang disuntikkan akan hilang begitu saja. Namun pihaknya tetap memproses permintaan tersebut.

"Kan tetap berproses (permintaan Jiwasraya mendapat suntikan modal). Kalau cuma nyuntik-nyuntik saja hilang lagi buat apa," kata dia di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).


Menurutnya, pembenahan di Jiwasraya tidak bisa hanya dengan memberikan suntikan modal dan melakukan perombakan pada struktur organisasi.

"Karena memang penyelesaian Jiwasraya itu harus dijalankan secara bersamaan, tidak bisa hanya sekadar merombak direksi, komisaris atau misalnya meng-inject uang. Tapi kan seperti apa gitu. Tidak bisa kita mikir hanya satu titik gitu," ujarnya.


Erick juga merespons usulan dari Anggota Komisi VI RI Andre Rosiade agar pemerintah bisa segera memisahkan investasi bodong dari portofolio Jiwasraya dan melakukan langkah penyelamatan dengan berkoordinasi pada lembaga pengawas.

Menurut Erick tidak tertutup kemungkinan bahwa Kejaksaan Agung dilibatkan dalam hal tersebut.

"Bahwa investasi yang bodong atau yang ada kasus-kasus hukum ya diharapkan Kejaksaan Agung membantu BUMN gitu kan. Itu kan statement-nya. Saya rasa apa yang disebutkan Pak Andre itu apresiasi yang bagus," tambahnya.

Simak Video "Swasta Produksi Avtur, Erick Thohir: Welcome Saja, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com