Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Des 2019 11:48 WIB

Perdagangan Forex Sampai Umrah Jadi Modus Investasi Bodong

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari
Jakarta - Satuan tugas waspada investasi telah menghentikan 182 entitas yang terindikasi investasi bodong. Hal ini karena entitas tersebut tidak mengantongi izin dari regulator terkait.

Data satgas menyebutkan ada 164 perdagangan forex tanpa izin, 8 investasi menggunakan skema money game, 2 equity crowdfunding, multilevel marketing yang tidak memiliki izin, perdagangan kebun kurma, investasi properti, investasi tabungan, cryptocurrency, koperasi hingga penawaran umrah.

Ketua satgas waspada investasi, Tongam L Tobing menjelaskan entitas tersebut berpotensi merugikan masyarakat. "Mereka mamanfaatkan masyarakat yang tidak paham untuk menipu," kata Tongam dalam siaran pers, Rabu (3/12/2019).


Dalam daftar yang diterbitkan satgas, ada kegiatan penipuan investasi uang dengan nama entitas Perkumpulan Peduli Ummat Indonesia (PPUI) Agus Santoso, kemudian investasi sistem pembayaran bernama 212Pay, perjalanan umrah Hijrah Community.

Lalu juga ada entitas yang beberapa waktu lalu menjadi pembicaraan yakni Binomo yang menjalankan kegiatan forex ilegal dengan nama Binomo 100% Bonus Code and Forex Trading Guide.

Binomo memang ngeyel, sudah diblokir dia membuat aplikasi lagi bernama Guide Binomo & 100% Bonus Code. Lalu ada juga Binomo: Ide-ide untuk penghasilan tambahan anda. Kemudian BinomoRobot - Robot Perdgangan dan terakhir Binomo.



Simak Video "Trauma Dirampok, Farah Quinn Ogah Simpan Berlian di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com