Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Des 2019 12:34 WIB

Apa Saja Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan?

Lusiana Mustinda - detikFinance
Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan. Foto: Grandyos Zafna Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan ternyata bisa dicairkan dananya. Akan tetapi ada beberapa syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan, apa saja ya?

BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) adalah program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.



Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1 september 2015 bahwa saldo JHT bisa diambil 10%, 30% hingga 100% tanpa harus menunggu usia kepesertaan 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun seperti yang tertera di peraturan sebelumnya Peraturan Pemerintah (PP) No 46 tahun 2015.


Lalu apa saja syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan?


1. Pencairan 10 persen dan 30 persen

Persyaratan pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 10% dan 30% syaratnya antara lain:


- Peserta minimal sudah bergabung selama 10 tahun dan peserta masih aktif bekerja di perusahaan.

- Fotokopi kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.

- Fotokopi KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.

- Fotokopi KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.

- Buku Rekening Tabungan.

- Sementara itu, untuk mencairkan saldo JHT 30% hanya perlu menambahkan dokumen perumahan.


2. Pencairan 100%

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% antara lain:


- Sudah berhenti bekerja (PHK/resign).

- Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.

- Paklaring (Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja).

- KTP atau SIM.

- Kartu Keluarga (KK).

- Buku Tabungan untuk Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan.

- Fotokopi minimal sebanyak 1 lembar untuk masing-masing dokumen di atas.

- Pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing 4 rangkap.


Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dengan dua cara yakni:


- Secara manual dengan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

- Secara online dengan melalui e-Klaim.







Simak Video "Korban Pelecehan Dewas BPJS-TK Minta RUU PKS Disahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com