Ditahan Kejagung, Ini Peran 5 Tersangka di Skandal Jiwasraya

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 15 Jan 2020 16:03 WIB
Kantor Jiwasraya/Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Penyelesaian sengkarut masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja menetapkan 5 tersangka dugaan korupsi di Jiwasraya.

Mereka adalah Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro, eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, Eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan. Kelimanya ditahan di rutan yang berbeda.

"Ini adalah kelanjutan proses penyidikan yang kita lakukan sesuai dengan usul dari tim penyidik maka para tersangka dilakukan penahanan di rutan," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Adi Toegarisman kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jaksel, kemarin (14/1/2020).

Namun, Adi belum menjelaskan dugaan tindak pidana dalam kaitan penyimpangan investasi dan pembelian saham oleh PT Jiwasraya. Adi pun tidak menyebut jumlah kerugian keuangan negara dari kasus ini.


"Begini, itu kan masih proses substansi. Kalau ditanya berapa kerugian negara, ini yang sedang kami susun. Kami sedang bekerja untuk meluruskan itu semua," tutur Adi.

Jika dilihat dari keterangan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang menggelar konferensi pers bersama Kejagung beberapa waktu yang lalu, tertera peran dari para tersangka skandal Jiwasraya ini. Berikut penjelasan lengkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]