Dana Nasabah Jiwasraya Mau Dicicil Februari, dari Mana Duitnya?

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 15 Jan 2020 18:25 WIB
Foto: Rengga Sancaya/Nasabah Jiwasraya Mau Dicicil Februari, dari Mana Duitnya?
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan mengembalikan uang nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) usai holding asuransi pelat merah terbentuk. Dia bilang holding tersebut baru akan di mulai pada pertengahan Februari 2020.

Pembentukan holding, kata Erick merupakan bagian dari upaya pemerintah menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dari jurang kerugian.

"Ya kan ini holdingisasi baru ditandatangani prosesnya nanti baru akhir Februari, ya pertengahan lah dari situ baru bisa terlaksana, karena memang kita harus mengikuti step step dari pembentukan holding itu sendiri," kata Erick di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Erick menyebut, beberapa upaya yang akan dilakukan Kementerian BUMN untuk mendapatkan dana segar bagi Jiwasraya. Dari holding, akan terhimpun dana sekitar Rp 1,5-Rp 2 triliun. Namun jika ditarik empat tahun ke depan dana tersebut menjadi Rp 8 triliun.


Selanjutnya, menghimpun dana dari pembentukan anak usaha. Nantinya anak usaha atau Jiwasraya Putera akan dicarikan mitra strategis yang mampu menghasilkan dana sekitar Rp 1-Rp 3 triliun. Lalu, ada pula aset saham Jiwasraya yang sudah dideteksi pemerintah memiliki valuasi sekitar Rp 2-Rp 3 triliun.

Sehingga, Erick baru bisa mencicil pengembalian dana nasabah Jiwasraya setelah proses itu berjalan.

"Itu kan sudah dengan dana terkumpul itu akan dikembalikan bertahap," jelasnya.

Dia memastikan bahwa penanganan masalah gagal bayar Jiwasraya ini tidak melalui penyuntikan modal atau penyertaan modal negara (PMN).



Simak Video "Eks Dirut Jiwasraya Diduga Reaktif Corona, Sidangnya Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)