Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 22 Jan 2020 11:28 WIB

Ombudsman Minta Pemerintah Tunjuk Orang Khusus Jelaskan soal Jiwasraya

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Ombudsman/Anisa Indraini-detikcom
Jakarta - Skandal PT Asuransi Jiwasraya dan dugaan korupsi PT Asabri masih diperbincangkan. Sengkarut yang tengah menimpa asuransi pelat merah tersebut merupakan proses akumulasi yang cukup panjang.

Untuk itu, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) meminta pemerintah menunjuk satu orang khusus untuk mengkomunikasikan kepada publik terkait krisis yang menimpa perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

"Kami ingin pemerintah untuk tunjuk satu orang menangani komunikasi krisis (Jiwasraya dan Asabri)," kata Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih di kantornya, Jakarta, Rabu (22/1/2020).


Alamsyah menjelaskan, terlalu banyak orang yang berperan dalam menjelaskan kasus yang menimpa Jiwasraya dan Asabri. Hal itu membuat publik menjadi bingung.

"Jadi jangan semua orang mengatasnamakan pemerintah berbicara apapun, sehingga publik menjadi bingung," ucapnya.

Untuk menyelesaikan masalah gagal bayarnya sendiri, Ombudsman mempercayakan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyiapkan skemanya.



"Untuk persoalan menyelesaikan kewajiban gagal bayar kita percayakan kepada Menteri Erick Thohir untuk menyiapkan skemanya," terangnya.



Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com