Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 29 Jan 2020 15:57 WIB

Erick Thohir Mau Telusuri Aset-aset Jiwasraya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Menteri BUMN Erick Thohir bahas kasus Asuransi Jiwasraya bersama Komisi VI DPR. Erick buka-bukaan soal penyelesaian sengkarut PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir tengah berupaya menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Terkait upaya penyelamatan Jiwasraya itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk memulihkan aset Jiwasraya. Meski, ia menyadari hal itu tidaklah mudah.

"Kami tentunya koordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung bagaimana kami juga, mungkin ini sesuatu yang tidak mudah tetapi recovery asset," katanya di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Menurut Erick, pemulihan aset ini merupakan hal yang penting. Apalagi, sudah ada harta-harta yang disita terkait skandal ini.

"Saya rasa hal yang penting sekali dari pihak Kejaksaan sudah bicara beberapa kali, bagaimana ada juga harta-harta yang disita seperti sertifikat tanah yang jumlahnya hampir 1.400 sertifikat," ujarnya.

"Dan ini yang kami juga minta update supaya secara gambaran besar berapa business to business yang bisa kita selesaikan tapi juga ada recovery asset, yang walaupun dengan sistem keuangan negara tentu recovery asset ini tentu diprioritaskan balik ke negara dulu, sebelum bisa ke kami. Ini yang kami koordinasi dengan Kejaksaan," ujarnya.

Terkait upaya penyelamatan aset ini, Erick berharap bisa jadi metode untuk kasus-kasus korupsi lain.

"Recovery asset ini bisa menjadi metode baru dalam juga kasus-kasus korupsi ke depan, tidak hanya, maaf, badan, tapi juga ada recovery. Dan kami Kementerian BUMN dengan izin panja ingin juga memaparkan lebih detail lagi penjajakan-penjajakan solusi yang kita tempuh," tutupnya.



Simak Video " Dear Nasabah Jiwasraya, Polis Asuransi Mulai Dicicil Maret"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com