BPK Serahkan Hasil Audit BNI ke DPR 5 Desember

BPK Serahkan Hasil Audit BNI ke DPR 5 Desember

- detikFinance
Selasa, 29 Nov 2005 13:25 WIB
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru bisa menyerahkan hasil audit kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) periode 2003-2004 pada 5 Desember mendatang. Penyerahan ini sedikit molor dari target semula."Saya menargetkan penyerahan hasil audit BNI pada 5 Desember nanti," kata anggota BPK Udju Juhairi usat rapat paripurna penyerahan hasil pemeriksaan BPK semester satu 2005 di Gedung Nusantara II DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (29/11/2005).Sebelumnya, pada acara halal bihalal BPK pada 17 November lalu, Udju menjanjikan penyampaian hasil pemeriksaan BNI akan diserahkan dalam waktu 1-2 minggu lagi.Menurut Udju, keterlambatan penyerahan hasil pemeriksaan audit, karena masih ada beberapa hal yang harus diperiksa secara lebih teliti dan detil. "Karena ini menyangkut angka-angka jadi harus teliti," ujarnya.Dibandingkan dengan pemeriksaan Bank Mandiri, ujar Udju, secara sampel data audit BNI lebih banyak dan lebih besar. Namun Udju menolak menjelaskan apakah banyaknya data yang dibutuhkan itu berarti kasus yang ditangani lebih banyak. "Itu nanti tergantung dari hasil pemeriksaan," elaknya. Yang jelas, tegas Udju, hasil audit BNI bisa diketahui sebelum akhir tahun. Sebelumnya, Udju mengungkapkan, BPK mendapatkan 40 temuan dalam audit kredit BNI periode 2003-2004. Audit BNI ini difokuskan pada pemeriksaan pengelolaan kredit dan masalah information technology (IT).Sementara Ketua BPK Anwar Nasution pernah mengatakan, pemeriksaan audit BNI termasuk dalam pengelolaan kredit di cabang London, Inggris."Cabang di London sudah disuruh tutup sama bank sentral Inggris karena kreditnya itu diberikan kepada Farmalat yang perusahaannya rugi, itu adalah proyek rugi," kata Anwar. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads