Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Feb 2020 20:15 WIB

Sri Mulyani Tak Mau Sembarangan Suntik Duit ke Jiwasraya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik pejabat eselon II Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengungkit persoalan keuangan yang dialami PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kali ini, ia menyampaikannya di hadapan 1.200 pengusaha.

"Di sisi lain saya sebagai Menteri Keuangan hanya bisa melakukan suatu tindakan, karena ini miliknya pemerintah," kata Sri Mulyani dalam Business Gathering Apindo, di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Meski berkewajiban turun tangan, namun dalam memberikan bantuan terutama suntikan dana ia tak mau sembarangan.

"Apabila saya diyakinkan bahwa law enforcement terjadi, karena kalau nggak, nanti orang akan gampang bilang 'oh ini miliknya pemerintah, jadi dirusak-rusak saja'. Nantikan kemudian kalian akan bilang 'kepercayaan pada pemerintah rusak, maka Kemenkeu akan bail-in'," terang dia.

Ia menegaskan, meski Jiwasraya adalah BUMN, penegakan hukum tetap berlaku dalam kasus korupsi perusahaan.

"Jadi kami sebagai pengelola keuangan yang prudent tetap menjaga yang dari sisi dari law enforcement tadi, dari sisi good corporate governance, dan dari sisi reputasi pemerintah," tegas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Meski dalam penyelesaiannya ia tak berfokus dalam mencari pihak yang bersalah, namun menurutnya pemerintah tak akan melepas pelaku begitu saja.

"Jadi ya memang sesuatu yang terjadi semua orang kan cari siapa-siapa yang salah, ya kita enggak, kita coba move on, tapi tidak berarti kesalahan langsung ditutup supaya orang enggak belajar lagi. Kan enggak, karena kita tahu bahwa ini harus dipelajari," paparnya.

Dalam penegakan hukum ini, ia menyerahkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kejaksaan Agung. Harapannya, kinerja kementerian/lembaga terkait dapat memberikan jawaban atas kekhawatiran masyarakat.

"Jadi langkah-langkah itu saya harap kami terus komunikasi dengan OJK, dengan Pak Erick, Kejaksaan agar langkah-langkah ini bisa berjalan seefisien mungkin, secepat mungkin yang dimungkinkan dalam ranah yang kita miliki, namun juga bisa menjelaskan kepada publik mengenai posisinya," tutup Sri Mulyani.

Sri Mulyani Tak Mau Sembarangan Suntik Duit ke Jiwasraya


Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com