Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Feb 2020 22:45 WIB

Wabah Corona Bikin BNI Hati-hati Salurkan Kredit

Hendra Kusuma - detikFinance
Petugas menghitung uang setoran tunai di Kantor Cabang Pembantu Bank BNI, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2012). File/detikFoto Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mulai hati-hati penyaluran kredit. Perseroan akan lebih konservatif dalam menyalurkan dan menargetkan kredit pada level 10-12%. Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi merebaknya virus corona.

Wakil Direktur Utama BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan manajemen juga akan lebih hati-hati dalam melakukan ekspansi bisnis.

"Targetnya 10-12%, kalau dibanding tahun lalu lebih konservatif. Angka itu sudah mempertimbangkan dampak virus corona," kata Anggoro di kantor BNI Pejompongan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Dia bilang manajemen BNI akan lebih hati-hati dalam ekspansi bisnis karena virus corona sudah mulai memberikan dampak pada beberapa sektor yang selama ini menjadi penopang ekonomi nasional.

"Ekspansi seperti dibilang tadi kita akan tetap prudent lah. Manufaktur, kesehatan, pariwisata terdampak. Tapi kan bukan berarti tidak ada peluangnya," ujarnya.

Di tengah badai ketidakpastian, Anggoro bilang BNI juga akan menjaga kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) di level 2,0-2,2%. Target tersebut juga sudah mempertimbangkan dampak virus corona.



Simak Video "Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com