Bangkok Bank Kuasai 89% Saham Bank Permata

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 09 Mar 2020 15:10 WIB
Illustrasi Rupiah dan Dollar
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Rapat Umum Pemegang saham Bangkok Bank Pcl akhirnya menyetujui perusahaan mengakuisisi 89,12% saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) milik Standard Chartered Bank dan PT Astra International Tbk (ASII). Persetujuan tersebut diperoleh setelah Bangkok Bank menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Thailand, Kamis, 5 Maret 2020.

Berdasarkan resolusi RUPSLB, sebanyak 85,46% pemegang saham Bangkok Bank menyetujui akuisisi saham Permata, 14,34% tidak setuju, dan 0,2% abstain. Dengan persetujuan pemegang saham yang solid tersebut, Bangkok Bank kini siap mengambil langkah maju untuk mengakuisisi keseluruhan saham Permata. Setelah memperoleh restu pemegang saham, Bangkok Bank akan meminta persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank of Thailand (BOT) dan menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer).

Director and Executive Vice President Bangkok Bank, Thaweelap Rittapirom menjelaskan Bangkok Bank akan mengintegrasikan kantor cabang di Indonesia dengan Permata setelah proses akuisisi selesai. Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan akan selesai akhir April 2020. "Ini sejalan dengan Rencana Akuisisi yang sudah dipublikasikan di media pada Maret 2020," kata Thaweelap dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Thailand, Jumat (6/3/2020) lalu.

Berdasarkan Dokumen Rencana Akuisisi tersebut, Bangkok Bank juga memastikan bahwa perusahaan tidak berencana mengakuisisi bank lain di luar Permata. Adapun integrasi kantor cabang Bangkok Bank di Indonesia ke Permata akan dilakukan setelah proses penawaran tender wajib selesai. Di Indonesia, Bangkok Bank mengoperasikan tiga kantor cabang masing-masing di Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Dalam konferensi pers di Jakarta akhir Desember 2019, President Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich menyatakan transaksi ini diharapkan dapat menciptakan profitabilitas bagi perusahaan dan meningkatkan nilai para pemegang saham dalam jangka panjang. Menurut dia, akuisisi Permata sejalan dengan strategi perusahaan agar menjadi bank regional terkemuka. Dia menyebut budaya yang saat ini dimiliki Bank Permata cocok dengan budaya kerja Bangkok Bank.

Chartsiri juga menyebut kekuatan manajemen dan tim Bank Permata menjadi nilai tambah bagi mereka melakukan akuisisi. Jaringan Bank Permata yang luas serta kapasitas layanan digital dapat bermanfaat mewujudkan peluang Bank Bangkok memperbesar pembiayaan di segmen korporasi dan UKM.



Simak Video "Trik 'Dapur' Ngebul Hendy Setiono"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)