Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 09 Mar 2020 18:15 WIB

Tersangka Kasus Jiwasraya Dipastikan Bakal Bertambah

Trio Hamdani - detikFinance
Kantor Pusat Jiwasraya Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Penelusuran kasus PT Asuransi Jiwasraya terus berlanjut. Tak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut. Hal itu pun ditegaskan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

"Yang pasti ada (penambahan tersangka lain). Akan kita kembangkan terus. Siapapun yang terlibat di situ saya akan kejar ya," kata dia saat jumpa pers di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Dia menegaskan investigasi masih terus dilakukan.

"Jadi audit investigasi terhadap kasus Jiwasraya ini masih berjalan. Ini kan baru 2 titik ya, baru PT Jiwasraya dan kemudian yang terafiliasi," kata dia dalam kesempatan yang sama.

Pihak yang terlibat dalam kasus Jiwasraya, menurut dia skalanya sangat besar dan penelusuran terhadap itu terus dilakukan.

"Kan yang terlibat dalam kasus ini kan skalanya sangat besar dan ini terus berjalan. Apa yang sudah didapat kita lakukan validasi lagi, kemudian kita lakukan pengujian lagi. Nah dari kami sendiri itu bagian-bagian yang kami hasilkan dari pemeriksaan audit investigasi, ini yang rencananya akan kami bikin bertahap, berseri," ujarnya.

Nantinya hasil temuan BPK akan diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk membantu menuntaskan kasus Jiwasraya.

"Itu akan kami serahkan sepenuhnya nanti kepada pihak penegak hukum. Nah mungkin dari informasi itu dapat memberikan ruang baru bagi penegak hukum untuk melihat, membantu ke arah mana, tadi yang disampaikan oleh beliau (Jaksa Agung) pengembangan kasusnya. Kita punya komitmen yang kuat untuk terus menuntaskan kasus ini ya," tambahnya.

Diketahui, dalam kasus Jiwasraya, Kejagung telah menetapkan 6 tersangka, yaitu Benny Tjokro, Komisaris PT Hanson International Tbk; Heru Hidayat, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram); Hendrisman Rahim, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero); Hary Prasetyo, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero); Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero); serta terakhir Direktur PT Maxima Integra bernama Joko Hartono Tirto.



Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com