Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Apr 2020 12:05 WIB

Janji BI: Ekonomi RI Minimal Tumbuh 2,3%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
logo bank indonesia Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) menyebut ekonomi Indonesia di tengah wabah Covid-19 ini bisa tumbuh minimal 2,3%. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bank sentral berupaya agar pertumbuhan ekonomi tidak berada di bawah 2,3%.

Hal ini dengan cara stimulus fiskal yang telah diberikan pemerintah dan berkaitan dengan fungsi bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Perry menyebutkan komite stabilitas sistem keuangan (KSSK) sempat menyampaikan jika dalam kondisi berat perekonomian bisa mencapai titik minus. Namun hal tersebut adalah skenario what if, bukan proyeksi.

"Kami berusaha keras untuk mencegah pertumbuhan ekonomi tidak turun di bawah 2,3%. Namun saat ini pertumbuhan ekonomi kita bisa minimal 2,3% dan bisa di atas 2,3% dengan stimulus yang diberikan untuk anggaran kesehatan, jaminan sosial, pemulihan ekonomi," kata Perry dalam video conference, Kamis (2/4/2020).

Dia mengungkapkan, bank sentral juga telah berkomunikasi dengan investor global untuk mencerminkan jika kepercayaan ke Indonesia masih cukup kuat.

BI melakukan berbagai komitmen jika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan terus menguat. Asalkan sejumlah arahan yang diberikan pemerintah bisa terus dijalankan mulai dari pembatasan sosial skala besar dan lebih luas.

"Skenario what if yang kita lakukan itu kalau penyebaran meluas dan tidak ada langkah yang dilakukan. Maka kasus Covid 19 akan menyebar. Karena itu dibutuhkan langkah bersama untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan dalam mengatasi langkah di bidang kesehatan," jelas dia.



Simak Video "Kayu Putih Hidupkan Desa Wonoharjo"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com