Bos BI Pede Cadangan Devisa RI Naik Lagi Bulan Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 09 Apr 2020 16:42 WIB
Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa per Maret sebesar US$ 121 miliar lebih rendah dibandingkan periode bulan sebelumnya Rp 130,4 miliar.

Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis cadangan devisa akan meningkat mendekati US$ 125 miliar pada akhir April nanti.

Menurut Perry hal ini karena adanya langkah pemerintah yang menerbitkan surat utang global sebesar US$ 4,3 miliar.

"Cadangan devisa akan meningkat, insyaallah bulan ini akan mendekati US$ 125 miliar," kata Perry dalam video conference, Kamis (9/4/2020).

Dia mengungkapkan penerbitan global bond yang dilakukan pemerintah tersebut akan memperbaiki posisi cadangan devisa.



Perry menjelaskan saat ini cadangan devisa RI masih lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Insyaallah ke depan akan terus membaik dan kami sampaikan jumlah cadangan devisa apakah akhir bulan lalu dan meningkat ke depan akan lebih cukup untuk bayar impor, utang pemerintah dan keperluan stabilisasi rupiah termasuk tentu aja bagian-bagian tugas kita bersama," kata Perry

BI akan terus menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung ketahanan eksternal dan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Apalagi situasi saat ini sedang tidak stabil imbas pandemi virus Corona. "Sekarang cadev kita relatif stabil," kata Perry.



Simak Video "Cadangan Devisa Indonesia Menggemuk di Januari"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)