Ekonomi Digoyang Corona, Bisa Nggak Bunga Bank Turun?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2020 15:16 WIB
Fokus Bunga Kredit Turun
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang terjadi di dunia termasuk Indonesia turut mempengaruhi industri perbankan. Mulai dari risiko kredit macet sampai ancaman tekanan likuiditas.

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan saat ini memang akibat penurunan daya beli, permintaan kredit di perbankan terus menurun. Menurut dia bank harus berhati-hati dalam menyalurkan kredit.

Namun, menurut Piter, bank saat ini juga sedang dalam fase menurunkan bunga kredit.

"Bunga kredit kecenderungannya turun, karena untuk menyelamatkan kredit agar tetap lancar. Bisa dilihat dari restrukturisasi yang dilakukan salah satunya ada penurunan bunga. Yang penting mereka lancar dulu," kata Piter saat dihubungi detikcom, Selasa (28/4/2020).


Dia mengungkapkan, saat ini bank memilih tidak mengutamakan pendapatan dari keuntungan bunga, namun berusaha bertahan dengan mengandalkan kelancaran pembayaran kredit meski bunga kecil.

Penurunan bunga ini juga tetap membatasi penyaluran, karena permintaan kredit individu maupun badan usaha terus merosot.

Hal ini terjadi karena Corona membuat masyarakat yang kehilangan pekerjaan, berkurangnya pendapatan hingga mempengaruhi daya beli. Oleh sebab itu, kredit diproyeksi mengalami penurunan karena banyak masyarakat dan korporasi yang juga khawatir dengan pembayaran ke depannya.

"Bisa dibilang saat ini masyarakat lebih fokus pada pangan dan papan. Untuk sandang nanti dulu deh, yang penting bisa makan saja sudah bagus," jelas dia.



Simak Video "Kredivo: Pengaju Kredit di Masa Pandemi Meningkat Signifikan"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/hns)