Jelang Lebaran, 'Inang-inang' Tawarkan Tukar Uang di Toko Online

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2020 10:13 WIB
woman hand showing envelope and Indonesia rupiah money
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/melimey
Jakarta -

Bagi-bagi THR untuk keponakan sudah menjadi tradisi di kala Idul Fitri. Biasanya masyarakat menukarkan uang pecahan besar dengan yang lebih kecil untuk dijadikan THR.

Jasa penukaran uang pun marak, tak hanya perbankan, masyarakat secara individual juga banyak yang menawarkan jasa tersebut, biasa disebut 'inang-inang'.

Mendekati Lebaran biasanya 'inang-inang' ini mudah ditemui di pusat-pusat keramaian. Di Jakarta, mereka biasa ditemukan di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Kota Tua.

Sayangnya pandemi COVID-19 membuat keberadaan mereka sulit dicari. Sebab masyarakat diimbau tetap di rumah dan dilarang berkerumun.

Namun rupanya penyedia jasa penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran ini dapat ditemukan di toko-toko online (e-commerce). Jumlahnya pun terbilang banyak. Mereka mematok biaya yang beragam.

Dilihat detikcom di sejumlah jaringan toko online, ada pelapak yang menawarkan pecahan Rp 5.000 senilai Rp 100.000 dengan harga Rp 110.000. Dengan kata lain dia mengambil keuntungan Rp 10.000.

Ada pula yang mematok keuntungan Rp 25.000. Jadi uang pecahan kecil senilai Rp 100.000 dibanderol Rp 125.000. Dan tidak cuma penukaran uang senilai Rp 100.000, ada juga yang dalam jumlah lebih besar, yaitu Rp 1 juta dengan harga Rp 1.070.000.

Dilihat dari domisilinya, mereka tersebar mulai dari Jakarta, Jawa, hingga Sumatera. Pembelinya pun cukup banyak. Lapak-lapak tersebut dapat ditemui di kolom pencarian dengan mengetik 'uang THR', 'uang lebaran', atau 'uang baru'.

Indonesia Terserah


Simak Video "Menaker Ingatkan Perusahaan Bayar THR Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)