Tak Ada 'Inang-inang', Penukaran Uang Lebaran Ramai di Toko Online

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 22 Mei 2020 03:25 WIB
woman hand showing envelope and Indonesia rupiah money
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/melimey

Penyedia jasa penukaran uang baru dengan pecahan kecil yang tidak resmi biasanya ketiban untung menjelang Lebaran. Sebab banyak orang yang memilih menggunakan jasa mereka ketimbang perbankan, walaupun harus membayar lebih.

Pantauan detikcom di toko online, masing-masing pelapak penyedia uang baru mematok harga berbeda-beda. Ada yang mematok keuntungan Rp 25.000. Jadi uang pecahan kecil senilai Rp 100.000 dibanderol Rp 125.000.

Ada pula pelapak yang menawarkan pecahan Rp 5.000 senilai Rp 100.000 dengan harga Rp 110.000. Dengan kata lain dia mengambil keuntungan Rp 10.000. Tak hanya uang dengan nominal Rp 100.000, ada juga yang menawarkan uang pecahan total Rp 1 juta dengan biaya Rp 1.070.000.

Namun itu belum dihitung dengan biaya pengiriman yang harus dibayar. Besaran biayanya pun beragam tergantung jarak pengiriman dan jenis layanan kurir yang digunakan.

Dilihat dari domisilinya, mereka tersebar mulai dari Jakarta, Jawa, hingga Sumatera. Pembelinya pun cukup banyak. Lapak-lapak tersebut dapat ditemui di kolom pencarian dengan mengetik 'uang THR', 'uang lebaran', atau 'uang baru'.

Tapi aman nggak ya tukar duit di toko online? Lanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Penukaran Uang Jelang Lebaran di Sultra Menurun"
[Gambas:Video 20detik]