Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Mei 2020 19:20 WIB

Bunga Deposito Diramal Terus Turun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi THR Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Suku bunga simpanan di perbankan diproyeksi akan terus mengalami penurunan.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut penurunan ini terjadi meneruskan tren menurunan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Adanya pelonggaran giro wajib minimum (GWM) akan menyebabkan likuiditas perbankan dalam jangka pendek berada di level yang cukup longgar," tulis laporan indikator likuiditas LPS, dikutip Jumat (22/5/2020).

LPS menyebut walaupun ada penurunan suku bunga, juga harus dicermati sebab ada beberapa faktor sisiko yang tendensinya terus meningkat seperti kebutuhan pembayaran utang, pembayaran dividen dan kebutuhan menjelang puasa dan lebaran.

Dari data LPS suku bunga simpanan rupiah sepanjang April 2020 terpantau mengalami penurunan.

Secara rata-rata tingkat bunga deposito rupiah di bank benchmark LPS pada akhir April 2020 mencapai 5,27% turun 8bps dibanding posisi akhir Maret 2020.

Sementara itu untuk rata-rata suku bunga minimum dan maksimum tercatat turun 7bps dan 8bps ke level 4,35% dan 6,2%.

"Sementara tingkat bunga deposito valuta asing pada periode yang sama juga menunjukkan tren penurunan," tulisnya.

Tercatat suku bunga minimum valuta asing turun 5bps ke level 0,37% sementara suku bunga maksimum dan rata-rata mengalami penurunan masing-masing 16bps dan 11bps ke level 1,16% dan 0,76%.



Simak Video "Tipe Pebisnis di Masa Pandemi Corona Versi Ganjar Pranowo"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com