Rencana Erick Thohir untuk Bank BUMN: Bukan Holding

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2020 19:00 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)


Kemudian, Bank BRI tetap fokus untuk UKM, mikro dan ritel. Selanjutnya, Bank Mandiri fokus pada korporasi. Lalu, untuk Bank BNI, Erick berharap menjadi bank yang menjadi sumber pembiayaan internasional. Meski begitu, Erick menekankan hal itu belum tentu terjadi.

"Saya mengharapkan ke depan menjadi resources of international funding," ungkapnya.

"Tapi ini mohon maaf belum tentu kejadian ya. Ini baru masih pemikiran yang saya tawarkan kepada Pak Agus Marto dan para direksi BNI. Saya bilang kalau BNI terus compete sama Bank Mandiri dan lain-lain apa bedanya? Saya justru harapkan BNI menjadi international banking kita. Footprint BNI sendiri sudah di New York, Hong Kong ada di lain-lain," paparnya.

Erick pun bercerita, saat ini banyak pengusaha China yang akuisisi perusahaan luar negeri. Aksi korporasi itu tidak didukung bank luar melainkan bank lokal.

"Apa yang saya belajar kemarin di Eropa ketika banyak sekali pengusaha China akuisisi perusahaan di luar negeri di support bank lokal, bank Chinanya dengan catatan 3-4 tahun bisa di-refinancing," jelasnya.

Halaman


Simak Video "Hasrat Erick Thohir Ingin Gabungkan Bank Syariah hingga Usaha Mikro"
[Gambas:Video 20detik]

(acd/hns)