Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 131 M

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2020 11:18 WIB
Seorang petugas menata uang dollar di Jakarta, Senin (30/6/2014). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah sehingga mendorong minat masyarakat untuk berburu mata uang negeri Paman Sam ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Juni 2020 sebesar US$ 131,7 miliar. Angka ini meningkat US$ 1,2 miliar dari posisi akhir Mei 2020 sebesar US$ 130,5 miliar.

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2020 sebesar 131,7 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2020 sebesar 130,5 miliar dolar AS," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dikutip dari keterangan resmi, Selasa (7/7/2020).

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujarnya.

Peningkatan cadangan devisa pada Juni 2020, lanjut dia, terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," tambahnya.



Simak Video "Cadangan Devisa Indonesia Menggemuk di Januari"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)