Rencana Rp 1.000 Jadi Rp 1 Bergulir Lagi, BI Buka Suara

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 11 Jul 2020 08:00 WIB
Redenominasi
Foto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengungkapkan saat ini bank sentral memang sudah memiliki kajian terkait redenominasi. Kemudian BI juga siap untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penyederhanaan nominal mata uang ini.

"Timeline dan desain nanti ya, kalau sudah dibahas dan dikoordinasikan. Kan baru masuk prolegnas," kata Onny.

Penyederhanaan penulisan berdampak pada sistem akuntansi dan pembayaran yang lebih sederhana, tanpa menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian.

Menurut Darmin Nasution yang saat itu menjabat sebagai Gubernur BI periode 2010-2013, redenominasi tidak akan merugikan masyarakat. Nilai uang terhadap barang atau jasa tidak akan berubah karena yang terjadi hanya penyederhanaan nominal.

Redenominasi rupiah adalah tindakan penyederhanaan dan penyetaraan nilai mata uang saat kondisi ekonomi stabil serta sehat. Tindakan redenominasi dilakukan dengan menghilangkan beberapa angka nol pada nilai uang atau barang, sehingga menyederhanakan penulisan nilai barang, jasa, dan uang.

Halaman


Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]

(kil/eds)