Bos Jiwasraya Blak-blakan Soal Penutupan Perusahaan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 11 Jul 2020 08:30 WIB
Kantor Pusat Jiwasraya
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Pemerintah terus berupaya untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sejumlah skema tengah digodok dan dibahas bersama DPR seperti pembentukan perusahaan baru Nusantara Life, penyertaan modal negara (PMN) hingga penutupan Jiwasraya.

Masalah penutupan Jiwasraya ini tengah jadi perhatian publik. Oleh pemerintah, rencananya polis Jiwasraya akan dialihkan ke Nusantara Life.

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjelaskan, penutupan itu terjadi jika portofolio di Jiwasraya sudah kosong. Artinya, itu terjadi jika portofolio tersebut sudah dialihkan.

"Setelah kosong, ditransfer portolionya. Jadi konsep good bank, bad bank, yang good bank yang bisa direstruktur, kan good bank atau good portofolio lah, good bank kadang-kadang diasumsikan bank, bukan. Itu diangkut yang (perusahaan) baru maksudnya Pak Tiko. Yang tidak kan ditinggal, kalau ditinggal sudah nggak punya apa-apa. Maksudnya Pak Tiko likuidasi sudah kosong dengan ngasih harapan semua ikut direstrukturiasi," jelasnya kepada detikcom di kantornya, Kamis (9/7/2020).

Dia mengatakan, Jiwasraya nanti tidak memiliki apa-apa lagi. Namun kembali, Hexana mengatakan, itu terjadi jika skenario disepakati.

"Jadi kalau sudah kosong ya sudah tinggal cangkangnya doang, nggak ada apa-apa, sudah tidak memenuhi insurance company. Itu kalau skenario itu, skenario kemarin-kemarin. Sekali lagi polisnya diselamatkan lah," katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau yang biasa disapa Tiko mengatakan Jiwasraya kemungkinan ditutup. Sebab, polis akan dialihkan ke perusahaan bentukan baru Nusantara Life.

"Pada akhirnya ditutup, (Jiwasraya) pada akhirnya tutup. Tapi memang kita harapkan seluruh pemegang polis ini diharapkan nanti mau untuk pindah (ke Nusantara Life) karena yang Jiwasraya memang tidak ada pesertanya," kata dia ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Pihaknya pun sudah mengusulkan pembentukan perusahaan baru ini kepada panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR. Perusahaan baru ini akan dinaungi oleh Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

"Nantinya Nusantara Life ini akan menjadi perusahaan yang akan membawa polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi. Nah kami tadi juga usulkan opsi-opsi restrukturisasi baik untuk polis tradisional maupun polis JS Saving Plan (Jiwasraya)," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Eks Dirut Jiwasraya Diduga Reaktif Corona, Sidangnya Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]