Doni Jadi Deputi Gubernur BI, Bagaimana Nasib 2 Calon Lainnya?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 13 Jul 2020 17:05 WIB
logo bank indonesia
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Doni P Joewono telah dipilih oleh Komisi XI DPR RI menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan posisi Erwin Rijanto. Doni menyingkirkan dua calon lainnya yaitu Aida S Budiman dan Juda Agung.

Saat mencalonkan diri sebagai deputi gubernur BI, Aida menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI dan Juda Agung sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga mengungkapkan Doni terpilih secara musyawarah mufakat menjadi Deputi Gubernur BI. Sedangkan untuk dua calon lainnya bisa mengikuti lagi pemilihan deputi gubernur BI tahun berikutnya.

"Kami ucapkan selamat kepada Doni P Joewono. Bagi yang belum terpilih saudara dan saudari kami bu Aida dan pak Juda jangan khawatir, karena ada lagi pemilihan deputi gubernur pada 2022 dan 2023," kata Eriko di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Eriko menjelaskan hasil rapat ini akan dibawa ke rapat badan musyawarah (bamus) dan akan resmi diumumkan dalam rapat paripurna.

Dia menyampaikan ketiga calon deputi gubernur BI ini sudah sangat mumpuni dan cocok untuk menjadi deputi.

"Kalau mau jujur ketiganya pantas dipilih. Tapi berdasarkan musyawarah kami pilih yang terbaik dan sesuai dengan kesepakatan anggota," jelasnya.

Dalam fit and proper test, Juda Agung memaparkan visi dan misi pentingnya fase penyelamatan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi COVID-19 hingga gejolak ekonomi global yang sedang terjadi saat ini. Menurutnya perekonomian Indonesia harus bisa menerapkan tiga fase penyelamatan ekonomi.

Kemudian Aida memiliki visi-misi yakni Memperkuat Peran Bank Indonesia Dalam Mendukung Kesinambungan Pertumbuhan Ekonomi di Era Peradaban Baru. Dia menjelaskan saat ini sangat dibutuhkan perubahan struktural ke arah digital.

Sedangkan, visi-misi Doni bertema Penguatan Peran BI Menuju Indonesia Maju dan Berdaya Tahan. Hal tersebut adalah upaya untuk mendorong perekonomian Indonesia yang tumbuh tinggi, berdaya tahan, dan inklusif melalui penetapan dan pengimplementasian kebijakan yang efektif, sinergis, dan istiqomah, menuju Indonesia maju.

Menurut dia ada sejumlah strategi yang akan dilakukan demi mewujudkan visi dan misinya tersebut. Salah satunya mengenai elektronifikasi atau keuangan digital.



Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)