Bunga Acuan BI Turun Terus, Bunga Kreditnya Kapan?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2020 06:00 WIB
logo bank indonesia
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dipangkas 25 bps menjadi 4%. Angka ini merupakan yang paling rendah sejak 2016 lalu. Namun suku bunga kredit di perbankan masih berada di kisaran double digit. Walaupun sebenarnya sudah turun, namun dinilai belum signifikan.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penurunan bunga acuan ini juga diikuti dengan deposit facility yang turun 25 bps menjadi 3,25% dan lending facility yang juga turun 25 bps menjadi 4,75%.

"Keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang rendah, stabilitas eksternal yang terjaga dan langkah lanjutan pemulihan ekonomi di masa pandemi," tutur Perry.

Perry mengatakan penurunan BI 7 Days Reverse Repo Rate ini untuk mendukung ekonomi nasional.

"Keputusan penurunan bunga adalah untuk penguatan bauran kebijakan untuk dukung ekonomi nasional dengan jaga inflasi dan stabilitas nilai tukar," tambahnya.

Dari data BI, sejak penetapan bunga acuan menjadi 7days reverse repo rate, angka ini merupakan yang terendah sejak 21 April 2016 yang mencapai 5,5%.

BI pernah menetapkan bunga acuan sebesar 4,25% pada periode 22 September 2017 hingga 19 April 2018. Kemudian bunga terus meningkat hingga menyentuh level 6% pada 15 November 2018 hingga 20 Juni 2019.

Setelah periode tersebut, bunga acuan terus dipangkas dan sempat bertahan di level 5% pada periode 24 Oktober 2019 hingga 23 Januari 2020. Dalam satu tahun, (periode Juli 2019-Juli 2020) BI sudah memangkas bunga acuan sebanyak 175 basis poin atau 1,75%.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Isu Dewan Moneter Mencuat, BI Bisa Tak Independen?"
[Gambas:Video 20detik]