Rencana BRI Garap Blockchain buat Biayai UMKM

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 22:15 WIB
Sunarso
Dirut BRI Sunarso/Foto: BRI
Jakarta -

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Sunarso membeberkan rencana mengembangkan blockchain, sebagai wujud teknologi digital banking. Efisiensi buat nasabah jadi alasan utama BRI berencana mengadopsi blockchain.

"Kita ingin melayani masyarakat sebanyak mungkin dan dengan biaya seefisien mungkin. Mungkin nggak adopsi blockchain? Mau tak mau kita mengarah ke sana," ungkap Sunarso dalam webinar yang diadakan CNBC Indonesia, Kamis (23/7/2020).

Rencananya blockchain akan digunakan untuk sistem pembiayaan UMKM, sehingga akan lebih mudah dan transparan.

"Cita-cita kita di UMKM, kadang ada hal yang mahal, ketidakpastian, info nggak nyambung. Dengan blockchain info akan transparan. Hal-hal tak pasti jadi pasti," ujar Sunarso.

"Harus ke arah blockchain untuk pembiayaan dan transaksi di segmen UMKM," tambahnya.

Langsung klik halaman selanjutnya.

BRI menurut Sunarso juga sudah melakukan integrasi pembayaran dengan pihak ketiga berupa beberapa e-commerce. Semua dikoneksikan lewat aplikasi BRI API.

"Kita sudah tunjukkan masuk ke sana. e-commerce besar Tokopedia, Shopee semua itu sudah terkoneksi lewat BRI API," ujar Sunarso.

Menurut informasi yang dihimpun detikcom, blockchain adalah solusi teknologi yang merevolusi cara kerja internet, perbankan dan aplikasi menjadi tanpa server.

Transaksi menggunakan blockchain ini bersifat peer to peer artinya data yang berupa pesan, uang atau informasi penting bisa dipindahkan dari satu pengguna ke pengguna lain tanpa bantuan pihak ketiga untuk memprosesnya.

Pengiriman data melalui rantai blok ini terjadi secara instan dan efisien. Seluruh transaksi dan penyimpanan data terjamin keamanannya karena tereplikasi di seluruh jaringan. Jadi ketika ada peretas yang ingin mengubah satu data, maka peretas harus mengubah data yang sama di semua komputer pengguna di saat yang sama.



Simak Video "Agen Brilink ini Mirip Banget dengan Kantor Bank Beneran!"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)