Dapat Titipan Uang Pemerintah, Bank BUMN Kucurkan Kredit Rp 36 T

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2020 13:24 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah menyalurkan kredit modal kerja sebesar Rp 36 triliun. Dana yang disalurkan berasal dari uang pemerintah yang dititipkan ke bank pelat merah sebesar Rp 30 triliun.

"Nah ini belum 1 bulan, Rp 30 triliun yang ditempatkan itu sudah menciptakan lebih dari Rp 36 triliun modal kerja baru," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam sebuah webinar, Jumat (24/7/2020).

Bank menyalurkan kredit lebih besar dari uang yang dititipkan pemerintah karena mereka telah berkomitmen untuk menggelontorkan modal kerja tiga kali lipat dari yang ditempatkan pemerintah.

"Nah ini sedikit di atas janji perbankan karena waktu itu janji perbankan adalah Rp 30 triliun itu akan dikalikan 3 dalam 3 bulan menjadi Rp 90 triliun kredit modal kerja baru. Ini dalam sebulan ini, ini persis hari ini programnya satu bulan jalan itu sudah lebih dari satu kali," jelasnya.

Dia ingin menegaskan bahwa program tersebut sudah berjalan sesuai yang diharapkan. Harapannya dengan dikucurkannya kredit modal kerja baru membuat aktivitas ekonomi dapat berjalan dan tenaga kerja yang mungkin sebelumnya dirumahkan imbas pandemi COVID-19 bisa mulai bekerja kembali.

"Ini kita harapkan stimulus yang bisa menghasilkan multiplier effect (dampak berganda) dan ekonomi kita bergerak lagi," tambahnya.

Direktur Utama BRI sekaligus Ketua Himbara Sunarso sebelumnya mengatakan bank pelat merah akan menyalurkan kredit hingga Rp 90 triliun atau tiga kali lipat dari dana yang dititipkan pemerintah.

"Kalau ibarat (Himbara) terima Rp 30 triliun, kita dalam waktu tiga bulan harus ekspansi Rp 90 triliun, yang Rp 60 triliun (sisanya) kita mencari utangan lah kepada masyarakat," kata dia dalam diskusi yang ditayangkan di saluran YouTube Core Indonesia, Rabu (15/7/2020).



Simak Video "Sri Mulyani Beri Program Penjaminan Kredit Rp 100 T"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)