Pantas Diminta Tutup, Izin Usaha Jouska Lembaga Kursus

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2020 20:35 WIB
Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia
Foto: Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia (istimewa/IG Aakar Abyasa)
Jakarta -

Satgas Waspada Investasi (SWI) telah meminta PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska ID) untuk menutup kegiatan operasinya. Keputusan itu diambil setalah SWI melakukan pertemuan via virtual dengan CEO dan Founder Jouska ID Aakar Abyasa.

Ketua SWI Tongam L Tobing mengatakan, salah satu alasan pihaknya meminta Jouska menghentikan kegiatannya lantaran perusahaan itu bodong atau tidak memiliki izin yang disyaratkan jika ingin mengelola investasi nasabahnya.

"Kegiatan ini kan nggak ada legalitasnya. Dia melakukan kegiatan penasihat investasi, bahwa di dalam undang-undang pasar modal pasal 34 setiap pelaku penasihat investasi harus mendapatkan izin dari OJK. Namun dia tidak mendapatkan izin, sehingga kegiatannya dianggap ilegal. Oleh karena itu dia harus menghentikan kegiatannya karena melanggar ketentuan perundang-undangan," terangnya kepada detikcom, Jumat (24/7/2020).

Salah satu anggota SWI yang merupakan perwakilan dari BKPM pun sudah memeriksa izin usaha dari Jouska ID. Ternyata perusahaan itu hanya memiliki izin usaha jasa pendidikan lainnya. Jenis izin itu untuk usaha pendidikan seperti kursus.

"Tadi dicek dari BKPM, izinnya dia adalah izin jasa pendidikan lainnya. Jadi tidak ada izin financial planner maupun financial advisor. Di samping itu juga kegiatan-kegiatan ini sudah mengarah ke penasihat investasi yang juga tidak ada izin," terangnya.

Jika Jouska ID ingin kembali beroperasi, perusahaan tentu harus mengurus izin seperti yang dimiliki perusahaan manajer investasi dari OJK.

"Sampai saat ini dia tidak bisa beroperasi, kecuali dia mengurus izin manajer investasi atau agen perantara perdagangan efek yang merupakan pelaku pasar modal dari OJK. Kalau tidak dia tidak boleh beroperasi," tutupnya.



Simak Video "Investasi Kurban Tak Cair, Ratusan Orang Geruduk Rumah Mewah di Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)