3 Tips Antibobol Pakai Mobile Banking

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2020 14:29 WIB
mobile banking
Foto: shutterstock
Jakarta -

Layanan mobile banking saat ini sudah menjadi primadona untuk para nasabah bank yang ingin bertransaksi di dalam genggaman tangan.

Namun ada risiko yang harus diwaspadai, nasabah pengguna mobile banking ini juga harus berhati-hati jangan sampai menjadi korban pembobolan rekening.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengungkapkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengguna mobile banking agar tetap aman.

Pertama, jika nasabah mobile banking mengganti nomor handphone baru, pastikan nomor yang lama sudah diblokir. Hal ini untuk meminimalisir kemungkinan kode one time password (OTP) terkirim ke nomor lama tersebut.

"Hati-hati dengan nomor hp yang lama. Caranya informasikan ke bank bahwa nomor hp anda sudah berubah dan ganti dengan nomor yang baru," kata Jahja kepada detikcom, Jumat (4/9/2020).

Jahja mengatakan saat ini masih ada masyarakat yang mengabaikan nomor handphone lama padahal masih tersambung dengan akun bank nya.

Kedua, nasabah juga diminta untuk tidak menggunakan nomor PIN yang mudah ditebak. Contohnya 123456 atau nomor yang berurutan. Lalu secara berkala mengganti nomor PIN mobile banking.

Kemudian ketiga, Jahja mengatakan nasabah mobile banking saat ini tidak perlu takut jika ingin bertransaksi menggunakan layanan digital. Dia menyebut bank akan mengganti dana nasabah jika memang terjadi aksi kejahatan oleh hacker.



Simak Video "BCA Expoversary Cara Millenials Wujudkan Punya Rumah Murah"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ang)