Geger Dokumen Bocor, Kasus Penipuan Diduga Libatkan HSBC Terkuak

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 05:30 WIB
Logo Bank HSBC
Foto: Ari Saputra

HSBC mengajukan laporan aktivitas mencurigakan (suspicious activity reports/SAR) pertamanya mengenai dugaan penipuan pada 29 Oktober 2013 atas dana yang dikirim ke rekening penipu di Hong Kong senilai US$6 juta.

Pejabat bank tersebut menjelaskan tidak ada tujuan ekonomi, bisnis, atau hukum yang jelas dalam transaksi tersebut. Itu diduga sebagai "kegiatan skema Ponzi".

Lalu SAR kedua pada Februari 2014 mengidentifikasi dana sebesar US$ 15,4 juta pada transaksi mencurigakan, dan "berpotensi sebagai skema Ponzi".

Laporan ketiga pada bulan Maret terkait dengan perusahaan yang terkait dengan WCM777 dan hampir US$9,2 juta. Hal ini memicu timbulnya langkah regulasi oleh negara bagian AS serta perintah penyelidikan oleh presiden Kolombia.

HSBC mengatakan mulai tahun 2012, pihaknya memulai perjalanan multi-tahun untuk merombak kemampuannya dalam memerangi kejahatan keuangan di lebih dari 60 yurisdiksi. Mereka menyatakan sebagai lembaga yang jauh lebih aman dibandingkan pada tahun 2012.

Bank menambahkan pihak berwenang AS telah memutuskan bahwa mereka memenuhi semua kewajibannya berdasarkan (kesepakatan yang dibuat dengan jaksa penuntut AS).

Halaman

(toy/fdl)