Waduh! Ada 496 Transaksi Mencurigakan dari 19 Bank di Indonesia

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 12:27 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Dokumen Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) mengungkapkan ada 496 transaksi janggal atau mencurigakan yang membawa keluar dan masuk dana triliunan rupiah ke Indonesia. Total aliran dana mencurigakan yang keluar atau masuk ke Indonesia itu mencapai US$ 504.659.215 atau sekitar Rp 7,46 triliun.

Rincinya, uang yang masuk ke Indonesia senilai US$ 218.499.012, sedangkan uang yang ditransfer ke luar Indonesia mencapai US$ 286.160.203.

Dikutip dari situs Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (International Consortium of Investigative Journalists/ICIJ), Selasa (22/9/2020), aliran dana mencurigakan itu masuk dan keluar melalui bank-bank besar yang ada di Indonesia bahkan beberapa di antaranya ada nama bank pelat merah yang ikut melakukan transaksi mencurigakan tersebut.

Secara keseluruhan, ada 19 bank di Indonesia terekam melakukan transaksi mencurigakan tersebut.

Ke-19 bank tersebut terdiri dari Bank DBS Indonesia, Bank Windu Kentjana International, Hong Kong Shanghai Banking Corp, Bank Central Asia (BCA), dan Bank CIMB Niaga. Selain itu, Panin Bank, Nusantara Parahyangan, Bank of India Indonesia, OCBC NISP, Bank Danamon, dan Bank Commonwealth.

Selanjutnya, Bank UOB Indonesia, Bank ICBC Indonesia, Chinatrust Indonesia, Standard Chartered, Bank International Indonesia, dan Citibank. Lalu, ada juga 2 bank pelat merah yang terekam ikut mengalirkan dana mencurigakan tersebut yaitu Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Rincian transaksi mencurigakan yang dilakukan bank-bank besar di Indonesia seperti dikutip dari situs ICJC ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tabungan Dirasa Janggal? Konfirmasi Dulu ke Bank Bersangkutan"
[Gambas:Video 20detik]