Grab Bantu Salurkan KUR ke UMKM Lewat Platform Digital

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2020 11:28 WIB
GrabKios
Ilustrasi UMKM. Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
Jakarta -

Grab Indonesia mendukung upaya pemulihan ekonomi Indonesia yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui platform digital. Kolaborasi ini merupakan lanjutan dari program #TerusUsaha dan komitmen meringankan beban finansial Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkena dampak pandemi COVID-19.

"Dalam rangka meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja pada masa pandemi COVID-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembiayaan UMKM dengan memberikan kemudahan akses, penundaan pembayaran dan menyediakan tambahan subsidi bunga sehingga murah dan meringankan UMKM melalui pelonggaran kebijakan KUR," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan tertulis Grab, Kamis (24/9/2020).

Hal itu ia sampaikan dalam acara Penyaluran KUR bagi UMKM Mitra Platform Digital di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Rabu (23/9). Pelonggaran kebijakan KUR tersebut merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan untuk memperkuat daya beli (demand) dan produksi (supply).

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran PEN untuk UMKM sebesar Rp 123,46 triliun dari anggaran penanganan COVID-19 sebesar Rp 695,20 triliun pada tahun 2020. Program PEN tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2021. Dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2020 tentang Ketentuan Khusus bagi Penerima KUR terdampak Pandemi COVID-19, pemerintah telah memberikan relaksasi dalam pembayaran bunga dan penundaan pembayaran pokok KUR.

Dalam peraturan ini, pemerintah menetapkan penundaan angsuran pokok dan pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6% selama 3 bulan pertama dan 3% selama tiga bulan berikutnya, perpanjangan jangka waktu, penambahan limit plafon serta penundaan kelengkapan persyaratan administrasi pengajuan KUR. Upaya ini diharapkan dapat membantu membangkitkan ekonomi Indonesia khususnya kegiatan usaha seperti UMKM.

Sementara itu, President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan BRI untuk meluncurkan fasilitas KUR kepada para mitra UMKM Grab. Saat ini, sekitar 22.000 mitra merchant GrabFood dan mitra agen GrabKios telah memenuhi kriteria dan menjadi potensial debitur dan Grab tengah dalam proses memperluas penyaluran KUR melalui kerja sama dengan Bank Mandiri dan BNI.

"Kami sungguh mengapresiasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digalakkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna membantu memperpanjang nafas para pelaku UMKM Tanah Air dan meningkatkan kinerja mereka dalam menghadapi pukulan pandemi COVID-19," ungkapnya.

Ridzki juga mengatakan pihaknya akan mendukung inisiatif-inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna menciptakan UMKM Tanah Air berdaya saing tinggi.

"Selaras dengan misi GrabForGood dan #TerusUsaha, kami akan selalu berusaha untuk memberikan dampak positif melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku bisnis lainnya yang terintegrasi dalam inovasi teknologi dalam platform Grab," pungkas Ridzki.

(prf/hns)