Ada Kredit Rp 500 M untuk Kredit Usaha, Siapa yang Bisa Dapat?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 26 Sep 2020 18:30 WIB
BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. Seorang petugas tampak merapihkan tumpukan uang di cash center Bank Negara Indonesia Pusat, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (21/10/2013). (FOTO: Rachman Haryanto/detikFoto)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Untuk mendorong laju perekonomian di tengah pandemi virus Corona, bank bjb menjalin kerja sama penyaluran kredit term loan facility senilai Rp 500 miliar dengan jangka waktu 18 bulan dengan Bank Mantap.

Perjanjian kredit ini ditandatangani oleh Pemimpin Divisi International Banking bjb Chairany Rahmatiah dan Chief Finance Officer (CFO) Bank Mantap Fajar Ari Setiawan. Hadir dan menyaksikan langsung penandatanganan ini Direktur IT, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier, Pemimpin Divisi Treasury bank bjb Hana Dartiwan, dan Division Head Treasury Bank Mantap Mugihadi Usman di Menara bank bjb, Jalan Naripan, Bandung, Rabu (23/9) lalu.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan penyaluran pembiayaan ini merupakan bentuk langkah proaktif bank bjb dalam memperkuat jalinan sinergi dan kolaborasi untuk kepentingan bersama. Fasilitas kredit ini akan mendorong Bank Mantap dalam melakukan ekspansi usaha yang pada gilirannya juga akan mendorong pergerakan ekonomi secara lebih luas.

Kerja sama pembiayaan antar institusi ini merupakan yang ke sekian kalinya dilakukan oleh bank bjb sepanjang 2020. Sebelumnya, penyaluran pembiayaan untuk penguatan lembaga usaha juga sudah dilakukan di berbagai sektor produktif.

Sementara CFO Bank Mantap Fajar Ari Setiawan menambahkan, dana segar dari term loan facility ini akan digunakan oleh Bank Mantap sebagai instrumen untuk ekspansi bisnis terutama penyaluran kredit di sektor UMKM dan pensiunan ASN dan TNI/Polri. Penyaluran kredit pada posisi akhir Agustus 2020 ­pada Bank Mantap mencapai Rp 23,70 triliun atau tumbuh 26,8% secara tahunan, diharapkan kerja sama ini mampu menumbuhkan kembali gairah ekonomi sehingga dampak yang optimal, serta dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

"Pada akhir Agustus 2020 posisi loan to funding ratio (LFR) Bank Mantap dengan posisi 90,19%, diharapkan dengan kerja sama term loan facility dengan pihak bank bjb dapat menekan rasio LFR dengan proyeksi akhir tahun 2020 di angka 90%," ujar Fajar.

Fajar menjelaskan, selain melalui term loan facility yang diberikan, bank bjb dan Bank Mantap sudah menjalin kerja sama yang cukup baik di bidang treasury melalui produk money market, fixed income, dan lain-lain. Kerja sama ini diyakini tak hanya memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, namun diharapkan berperan dalam mendorong laju perekonomian nasional yang menurun akibat pandemi COVID-19.

(ara/ara)