Pegawai di 5 Bank Ini Sempat 'Diserang' Corona

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 29 Sep 2020 17:33 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Corona belum berhenti menyerang pegawai bank. Terkini, 86 pegawai Bank Permata positif Corona dan berstatus OTG alias orang tanpa gejala. Sebelumnya, beberapa bank swasta hingga BUMN yang sempat menjadi klaster virus corona (COVID-19).

Berikut daftar bank yang pegawainya pernah terpapar virus Corona:


(1) Bank Permata

Bank Permata pada 20 Maret 2020 lalu mengonfirmasi kabar ada pegawainya yang positif corona. Saat itu pegawai tersebut langsung dibawa ke bawah perawatan medis dan dalam pantauan manajemen. Bank Permata menyebut pegawai ini bertugas di unit back office dan tidak berhadapan langsung dengan nasabah. Sebagai tindak lanjut, lokasi kerja pegawai dan seluruh kantor Bank Permata yang berlokasi di WTC II telah ditutup dan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Baru-baru ini, Manajemen Bank Permata kembali mengumumkan kasus positif COVID-19 di jajaran karyawannya.

Sebanyak 86 karyawan Bank Permata dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) usai menjalani polymerase chain reaction (PCR) swab test atau tes usap massal di Permata Bank tower Bintaro, Tangerang Selatan. Tes berlangsung beberapa waktu lalu.

Manajemen Bank Permata memastikan seluruh pegawai yang positif COVID-19 tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan kini sudah menjalani isolasi mandiri.

"Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan dari sekitar 2.333 karyawan tetap maupun outsource di tower Bintaro yang dites 3,7% terkonfirmasi positif COVID-19 dan berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala)," ungkap Direktur Utama PermataBank Ridha D.M. Wirakusumah dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (28/9/2020).


(2) CIMB Niaga

CIMB Niaga adalah bank pertama yang mengonfirmasi jika salah satu pegawainya dinyatakan positif Covid-19 yakni pada 16 Maret 2020. Pegawai yang bekerja di back office Griya Niaga 1 Bintaro ini sudah ditangani dengan baik oleh pihak rumah sakit. Sebagai langkah pencegahan selanjutnya, bank telah memberlakukan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) untuk unit-unit tertentu.


(3) BNI

Pada Selasa 17 Maret 2020 bank BUMN ini mengumumkan salah satu pegawai positif COVID-19 dan kondisinya stabil. Kemudian pada Rabu 18 Maret 2020 BNI kembali mengumumkan ada pegawai yang statusnya suspect.

Sebagai langkah antisipasi BNI telah melaksanakan peningkatan sanitasi gedung di tempat pegawai bekerja. Kantor tutup sementara dan operasional layanan dialihkan ke kantor cabang terdekat.


(4) Bank Mandiri

Pada 18 Maret 2020 Bank Mandiri mengumumkan menutup lima kantor cabang, yaitu di Jalan Kyai Tapa Jakarta, Jalan Sunda Jakarta, IPB Bogor, ITS Surabaya, dan Johor Medan. Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengungkapkan di cabang Kyai Tapa ada kabar positif virus corona. Sementara lainnya dilakukan observasi.


(5) BCA

Pada 23 Maret 2020, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan ada pegawai yang dinyatakan positif. Jahja memastikan jika pegawainya sudah dalam penanganan yang tepat.

Dia juga terus memantau perkembangan terkait kesehatan pegawainya dan berupaya memprioritaskan kesehatan, rasa aman dan kenyamanan bagi pegawainya.



Simak Video "Bank Dunia akan Kucurkan Rp 178,3 T untuk Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)