Kenapa BRI Syariah yang Dipilih Jadi Bank Survivor Usai Merger?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2020 15:43 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk kembali menyuntikkan modal sebesar Rp 500 miliar ke BRI Syariah untuk memacu pertumbuhan bisnis. Modal disetor BRI Syariah saat ini sebesar Rp1,47 triliun atau naik dari posisi sebelumnya Rp979 miliar. File/detikFoto.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Merger tiga bank syariah milik bank BUMN akan dilakukan dan ditarget rampung pada Februari tahun depan. BRI Syariah menjadi bank survivor usia merger dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, kepala eksekutif pengawas perbankan OJK Heru Kristiyana mengungkapkan pemilihan BRI Syariah sebagai bank survivor karena merupakan bank dengan status perusahaan terbuka.

"Supaya ini langsung jadi bank terbuka, di antara tiga bank itu kan yang terbuka hanya BRI Syariah," kata Heru dalam tayangan CNBC Indonesia TV, Kamis (15/10/2020).

Dia mengungkapkan dengan penunjukan ini diharapkan tidak ada kesan mematikan dua bank lainnya seperti BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

"Ini kan kolaborasi, asetnya saja jadi Rp 214 triliun. Kolaborasi ini akan menguntungkan masing-masing bank dan menguntungkan masyarakat yang menggunakan bank syariah menjadi bank yang lengkap dan efisien," jelas dia.

Heru mengungkapkan saat ini pihaknya belum mendapatkan nama resmi dari penggabungan tiga bank itu. Namun dia memastikan jika nama bank tidak terkait dengan nama ketiga bank tersebut.

"Ini akan jadi bank besar yang akan memberikan layanan perbankan syariah yang baik," ujarnya.

(kil/eds)