Alasan Erick Thohir Angkat Wadirut Perempuan di Bank Mandiri

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2020 19:46 WIB
Alexandra W Askandar
Foto: Dok. Mandiri
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Alexandra W Askandar sebagai wakil direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Alexandra yang sebelumnya direktur corporate resmi mengisi posisi tersebut usai ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini.

Erick mengatakan, dipilihnya Alexandra sebagai wakil direktur utama ialah untuk memperbesar porsi pemimpin perempuan di BUMN.

"Kami di Kementerian BUMN terus memberikan kesempatan untuk memperbesar komposisi pimpinan wanita di perusahaan-perusahaan BUMN. Penunjukan Alexandra sebagai Wakil Direktur Utama di Bank Mandiri merupakan bagian dari usaha kami untuk terus meningkatkan persentase perempuan, hingga 15% pada jajaran pimpinan senior di BUMN. Sebelumnya, kami juga menunjuk Adi Sulityowati sebagai Wakil Direktur Utama BNI," papar Erick dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Alexandra W Askandar yang menggantikan posisi Hery Gunadi, wakil direktur utama Bank Mandiri sebelumnya. Wanita kelahiran tahun 1972 ini merupakan lulusan Universitas Indonesia dan Boston University, Amerika Serikat. Riwayat karir perbankan Alexandra adalah menjadi Group Head Corporate Banking di tahun 2015 dan Senior Executive Vice President pada tahun 2016 di Bank Mandiri.

Dalam perubahan susunan direksi ini, Erick juga menunjuk Sigit Prastowo sebagai direktur keuangan. Sigit sebelumnya direktur keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Selama ini sudah dikenal sebagai bankir yang selalu menduduki jabatan di bagian keuangan BNI. Sejak tahun 2005, lulusan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada selalu berkutat di bidang keuangan perbankan nasional.

"Sedangkan Sigit Prastowo, kami juga memberi kesempatan kepadanya yang selama ini meniti karir di BNI untuk berkiprah jadi direksi di Bank Mandiri sebagai bagian dari tour of duty. Saya berharap seluruh BUMN melakukan pengembangan sumber daya manusianya sehingga semakin banyak lagi perusahaan BUMN menjadi center of excellence," tutupnya.

(acd/fdl)