Modal Ekonomi Syariah RI Melimpah, Jokowi: Sayang Belum Dimanfaatkan

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2020 16:05 WIB
Marger Bank Syariah dan Imajinasi Menjadi Bank Kelas Dunia
Foto: detik
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan Indonesia belum memanfaatkan secara baik potensi ekonomi syariah yang ada. Padahal Indonesia memiliki segudang potensi.

Jokowi mencontohkan Indonesia memiliki banyak produk halal unggulan, mulai dari makanan, kosmetik, juga fashion. Yang dia disayangkan itu belum dimanfaatkan dengan baik.

"Sayangnya potensi yang besar dalam industri halal ini juga belum dimanfaatkan dengan baik, belum kita manfaatkan dengan baik," kata Jokowi dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang tayang di saluran YouTube ISEF Indonesia, Rabu (28/10/2020).

Pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu pun menjelaskan salah satu mimpi Indonesia adalah menjadi pusat fashion muslim terbesar di dunia.

Untuk itu, segala potensi yang ada perlu dioptimalkan dengan baik agar cita-cita Indonesia di bidang ekonomi syariah dapat diwujudkan. Dijelaskannya, beberapa upaya telah dijalankan pemerintah.

"Karena itu upaya pengembangan yang integratif dan komprehensif perlu terus kita lakukan. Ekosistem industrinya perlu dibenahi, regulasinya harus efisien, SDM-nya juga harus dipersiapkan dengan baik," paparnya.

Di lain sisi, Jokowi menjelaskan pemerintah juga terus mengembangkan industri keuangan syariah, salah satunya mengembangkan bank wakaf mikro di berbagai tempat, bekerja sama dengan pondok-pondok pesantren maupun organisasi-organisasi keagamaan.

Diharapkannya, industri keuangan syariah dapat menjadi instrumen keuangan alternatif untuk memajukan ekonomi rakyat.

"Pengembangan ekonomi syariah yang berbasis sektor riil, padat karya, dan industri halal juga sangat potensial untuk memperluas penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru," tambahnya.

(toy/dna)