Waspada Penipuan di Online Shop Pakai OneKlik!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2020 13:36 WIB
Perempuan Indonesia di Australia Dituduh Lakukan Penipuan dengan Berbagai Cara
Foto: ABC Australia
Jakarta -

Penipuan berkedok pembeli di online shop masih kerap terjadi. Biasanya si penipu ini menyamar menjadi pembeli yang mengaku sangat tertarik dengan barang jualan calon korban.

Mengutip laman resmi bca.co.id biasanya penipu akan membayar menggunakan OneKlik dan dia meminta nomor kartu ATM calon korban dan kode OTP akan terkirim via SMS ke nomor Hp calon korban.

"Supaya lebih meyakinkan, pelaku mengirimkan tangkapan layar 'OneKlik abal-abal', supaya korban terkecoh," tulis informasi tersebut dikutip Selasa (3/11/2020).

Para pelaku ini biasanya mengincar calon korban yang merupakan nasabah BCA namun belum memahami produk OneKlik. Sehingga calon korban tidak aware akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi perbankan.

Misalnya nomor kartu ATM dan juga kode OTP. "Akibatnya, pelaku berhasil mencuri sejumlah rupiah dari korban," jelasnya.

Padahal OneKlik bukanlah metode transfer, melainkan metode pembayaran melalui aplikasi merchant, misalnya kamu beli barang di Blibli.com, atau top-up saldo Gopay, pembayarannya langsung di dalam aplikasi merchant. Jadi tidak ada jenis pembayaran dengan metode transfer antar perorangan menggunakan OneKlik.

Kemudian jangan pernah memberitahukan nomor kartu ATM dan kode OTP kepada siapapun, sekalipun yang mengaku dari Lembaga resmi atau dari calon pembeli online. Nomor kartu ATM dan kode OTP itu termasuk data pribadi kamu yang harus kamu jaga ya guys, tidak boleh diberikan kepada siapapun dengan alasan apapun. Apalagi yang namanya transfer, tidak ada jenis pembayaran transfer dengan meminta nomor kartu ATM dan kode OTP. Itu pasti modus penipu!

(kil/fdl)