Orang RI Diprediksi Bakal Banyak Ngutang hingga Akhir Tahun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 10 Nov 2020 11:03 WIB
Seorang nasabah menandatangani akad kredit dan perjanjian jual beli rumah pada salah satu kantor cabang BTN di Bogor, Jawa Barat. Seiring dengan berlakunya adaptasi baru atau New Normal, penjualan rumah mulai membaik sehingga mendongkrak Indeks Harga Rumah. Hasil riset Housing Finance Center Bank BTN menunjukkan pada triwulan III 2020 pertumbuhan House Price Indeks sebesar 4,29%  lebih tinggi dari 
triwulan II 2020 yang sebesar 3,93%. Rumah tipe 36 memiliki pertumbuhan harga tertinggi sebesar 4,52% (yoy) menandakan permintaan rumah tipe 36 tersebut masih tinggi hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pertumbuhan kredit hingga akhir tahun bisa mencapai 3%. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan memang para September 2020 pertumbuhan kredit masih berada di posisi 0,12%.

Wimboh mengungkapkan hal ini karena sudah mulai terlihatnya pemulihan para perekonomian.

"Kami yakin (kredit) akan lebih baik pada akhir tahun angkanya kredit sudah membaik bahwa pertumbuhan kredit bisa mencapai 3% akhir tahun ini. dan juga ringnya di kisaran 2% hingga 3%," ujar dia dalam acara CNBC Indonesia, Selasa (10/11/2020).

Dia mengungkapkan tahun depan pertumbuhan kredit bisa lebih baik.Pihaknya pun optimistis kredit tahun depan dapat tumbuh hingga 5% secara tahunan bila penyebaran vaksin di Indonesia berjalan dengan baik.

"Apabila ini COVID-19 sudah pulih, kami menyambut vaksin yang segera didistribusikan," jelas dia.

Menurut dia ke depan pelaku jasa keuangan diimbau untuk berinovasi ke digital guna melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Inovasi tersebut juga diharapkan dapat terus menggenjot pertumbuhan kredit.

(kil/fdl)