Hingga Oktober 2020, BNI Sudah Terbitkan 8 Juta Kartu TapCash

Faidah Umu Safuroh - detikFinance
Jumat, 20 Nov 2020 18:04 WIB
Pengunjung sebuah cafe sedang bertransaksi menggunakan kartu BNI TapCash
Foto: Dok. BNI
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan manusia, termasuk cara bertransaksi. Untuk turut memutus mata rantai penyebaran virus melalui uang tunai, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan metode pembayaran cashless (nontunai).

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan selain produk kartu debit dan kartu kredit, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah memiliki kartu uang elektronik atau biasa disebut TapCash sebagai alternatif pembayaran. Masyarakat tidak perlu menjadi nasabah untuk dapat menggunakan BNI TapCash.

Corina mengatakan TapCash bisa didapatkan di toko retail mitra BNI seperti Alfamart, Indomaret, Circle K, official store TapCash di e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Dinomarket atau di vending machine yang tersebar di area transportasi. Hingga Oktober 2020, BNI sudah menerbitkan hampir 8 juta kartu TapCash di seluruh Indonesia.

"Berbagai transaksi seperti membayar tarif kendaraan umum, jalan tol, parkir, berwisata, hingga berbelanja di mini market serta merchant-merchant lain yang telah bekerja sama dengan BNI, bisa dilakukan dengan TapCash. TapCash dapat menggantikan fungsi uang tunai sehingga transaksi dapat berlangsung dengan lebih mudah dan aman," ujar Corina dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11/2020).

Demi memberikan lebih banyak kemudahan bagi penggunanya, BNI terus memperluas akseptasi TapCash ke seluruh pelosok negeri seperti Medan, Padang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Manado hingga Papua. Akseptasi TapCash di pelosok akan memudahkan penerapan salah satu protokol kesehatan yaitu pembayaran nontunai di lokasi-lokasi wisata.

"Perluasan akseptasi transaksi tentunya harus diimbangi dengan perluasan akseptasi isi ulang (top up). Pengguna dapat melakukan isi ulang melalui e-channel BNI, e-wallet seperti LinkAja dan Gopay, serta e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, dan Blibli. Bahkan, TapCash juga telah dapat diisi ulang melalui aplikasi Jenius," ungkap Corina.

"Segala kemudahan tersebut berhasil meningkatkan bisnis TapCash khususnya pada jumlah transaksi. Jumlah transaksi top up sampai dengan Oktober 2020 terdapat lebih dari 3,5 juta transaksi di mana jumlah tersebut meningkat sebesar 19,7% secara year on year (yoy). Selain itu, masyarakat dapat mengetahui info lengkap seputar TapCash baik akseptasi isi ulang, belanja, beragam desain, hingga berbagai program promo dapat dilihat di website TapCash.id," tutupnya.

(akn/hns)